52. AL HAQ (Dzat Yang Maha Benar) Setelah manusia digiring dipadang mahsyar dengan membawa semua amal perbuatannya masing-masing, kemudian semua manusia akan berhadapan dengan Allah Yang Maha Benar. Dan semua manusia akan diadili dengan Al Qur’an. Karena kebenaran pada hari itu berdasarkan kebenaran Allah Ta'ala yaitu Al Qur’an. Oleh sebab itu sudahkah Al Qur’an kita jadikan sebagai petunjuk didalam kehidupan kita? Sudah sejauh mana kita mengikuti (mengamalkan) Al Qur’an? Apabila kita ingin selamat diakhirat kelak, hendaknya kita samakan kehidupan kita dengan Al Qur’an. Karena pada hari itu setiap ayat dari Al Qur’an akan digunakan oleh Allah Ta'ala untuk mengadili kita. Orang-orang yang selamat diakhirat kelak adalah orang-orang yang bertaqwa kepada Allah Ta'ala. Yang dinamakan taqwa adalah menjalankan segala perintah Allah Ta'ala dan menjauhi segala larangan-Nya. Sedangkan bagaimana kita bisa mengetahui perintah-perintah dan larangan-larangan Allah Ta'ala? Semuanya ada didalam Al Qur’an. Dengan kata lain orang-orang yang selamat diakhirat kelak adalah orang-orang yang menjalankan Al Qur’an didalam kehidupannya didunia. Sedangkan orang-orang yang tidak mau menjalankan Al Qur’an didalam kehidupannya, niscaya dia akan celaka (sengsara) diakhirat kelak. A. Sisi Tafakkurnya Seberapa banyak perbuatan yang kita lakukan berdasarkan kebenaran Al Qur’an? dan seberapa banyak perbuatan yang kita lakukan hanya menuruti hukum manusia? B. Contoh Do’a Dari Sisi Keimanan Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan hamba-hambaMu yang selalu berpegang kepada Al Qur’an dan sunnah Rasul-Mu. C. Sikap Orang Beriman Orang-orang yang beriman sangat yakin bahwa dipadang mahsyar nanti dia akan diadili dengan Al Qur’an. Karena satu-satunya kebenaran dipadang Mahsyar nanti hanyalah berdasarkan kebenaran Allah Ta'ala yaitu kebenaran Al Qur’an. D. Sikap Orang Bertaqwa Orang-orang yang bertaqwa didalam hidupnya selalu berpegang teguh pada kebenaran Al Qur’an. Dia tidak pernah berpegang pada kebenaran orang banyak, karena pendapat orang banyak adalah menyesatkan. Surat Al An’am (6) : 116 116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). Oleh sebab itu bagi orang-orang yang bertaqwa dia selalu berpedoman dengan Al Qur’an dan Al Hadits. Karena jika tidak sesuai dengan keduanya maka dia akan celaka diakhirat kelak. Pada saat bulan Ramadhan banyak sekali orang-orang yang bertadarrus Al Qur’an. Akan tetapi mereka hanya membaca tulisan arabnya saja tanpa difahami artinya. Padahal tadarrus yang benar adalah membaca Al Qur’an dengan faham artinya sambil melihat perbuatan-perbuatan kita, apakah sudah sesuai dengan Al Qur’an atau belum? Jika perbuatan-perbuatan kita belum sesuai dengan Al Qur’an, maka hendaknya kita bertaubat dan memperbaiki diri, yaitu berusaha menjalankan ayat-ayat Al Qur’an didalam kehidupan sehari-hari. E. Contoh Do’a Dari Sisi Ketaqwaan Ya Allah, tolonglah kami agar kami dapat melaksanakan segala perbuatan sesuai dengan firman-Mu dan sunnah Rasul-Mu. F. Sikap Orang Bertawakkal Orang-orang yang bertawakkal apabila dia telah menjalankan kebenaran Al Qur’an, maka apapun yang terjadi dia serahkan sepenuhnya kepada Allah Ta'ala. Sedikitpun tidak ada kesusahan didalam menjalankan kebenaran Al Qur’an. G. Sikap Orang Mukhlis Apapun hasil yang diberikan oleh Allah Ta'ala dia terima dengan ikhlas. Bahkan dia sangat senang karena telah dapat menjalankan kebenaran Al Qur’an, walaupun semua orang mencelanya atau mengatakan dirinya salah. Hal ini telah dicontohkan oleh para sahabat Rasul zaman dahulu. Didalam menjalankan kebenaran Al Qur’an, mereka mendapatkan hinaan, gangguan, siksaan dan ancaman dari manusia. Akan tetapi semua itu mereka terima dengan ikhlas dan dengan perasaan senang. H. Sikap orang-orang yang telah meneladani Asma’ Al Haqq Apabila sudah menjadi kholifah, maka ia akan selalu melakukan perbuatan yang benar sesuai dengan kebenaran Allah dan akan selalu berkata yang benar sesuai dengan kebenaran Allah. Maksudnya adalah : “Terlebih dahulu ia melaksanakan kebenaran menurut kebenaran Allah, setelah itu apabila ada yang bertanya, baru ia jelaskan dengan benar”. I. Contoh do’a bagi orang-orang yang ingin meneladani Asma’ Al Haq Ya Allah, jadikanlah kami perantara-perantaraMu dalam membantu manusia agar mereka dapat menjalani hidup sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah Rasul-Mu. Sehingga mereka dapat melihat, bahwasannya tidak mungkin manusia bisa selamat kecuali dengan petunjuk Al Qur’an dan sunnah Rasul-Mu.